Close
SUKADANA, JNNews — Kepala Dinas Sosial M. Yunus klarifikasi (hak
jawab) terkait berita yang menyatakan bahwa dirinya tidak berada ditempat
beberapa waktu yang lalu, Senin (7/5).
Dalam klarifikasinya, M. Yunus mengatakan
bahwa apa yang diberitakan dibeberapa media di Lampung Timur itu tidak
benar,  jika ada komentar yang menyatakan
saya bersembunyi seperti lataknya tikus itu tidak benar, pasalnya dirinya benar
berada di Jakarta.
“Saya sedang di Jakarta,
surat perjalanan dinasnya ada, dan berikut videonya pun ada,” kata M. Yunus
dalam memberikan hak jawabnya kepada awak media diruang kerjanya.
Lebih jauh M. Yunus menjelaskan
jika pekerjaan di dinas sosial telah sesuai prosedur dan jika terkait
penangkapan dua oknum wartawan itu murni ranahnya pihak polisi.
“Untuk pekerjaan di Dinas
Sosial sudah sesuai dengan prosedur, terkait penangkapan tersebut tidak ada
urusannya dengan dinas sosial, itu murni pemerasa dan telah di urus pihak yang
berwajib,” tutup Yunus dalam memberikan hak jawabnya.Pemberitaan sebelumnya puluhan
wartawan lokal ngeluruk ke kantor Dinas Sosial Buntut atas penangkapan dua
orang wartawan Kabupaten Lampung Timur di Kota Metro beberapa waktu lalu, di
duga penangkapan tersebut sengaja dengan cara menjebak, Jumat (04/05), namun
kadis tidak mau menemui wartawan.

 

Ketua Aliansi Jurnalistik Online
Indonesia Kabupaten Lampung Timur Afriansyah, menyayangkan sikap Kepala Dinas
Sosial yang memiliki sikap tak terpuji dengan cara mendidik bawahanya untuk
membohongi publik, yang mengatakan Kadinsos sedang ke Jakarta mendampingi PLT
Bupati, sementara dia (Kadinsos M. Yunus Red) sembunyi seperti tikus.
“Melalui Sekretarisnya,
Darmuji mengatakan, Kadis sedang berangkat ke Jakarta mendampingi PLT Bupati,
sementara kita semua para wartawan tau, bahkan meliput kegiatan PLT Bupati
sedang menyambut tamu dari Kodim, di Markas Kodim (Makodim) Sukadana pagi
menjelang siang hari ini tanggal 04/05,” tegas Afriansyah.
Di tambahkanya, jebakan atas
pengkapan kedua wartawan lokal  tersebut tidaklah layak di lakukan,
terlebih lagi seorang pejabat eselon II B.
“Karena itu saya mewakili
rekan-rekan wartawan, agar Bupati beserta jajaranya dapat mengkaji ulang M.
Yunus dari jabatanya sebagai Kepala Dinas Sosial, di kabupaten ini masih banyak
yang layak,” tandasnya. (apri)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close