Close
BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung
menetapkan Ongkos Transit Daerah (OTD) untuk jamaah haji sebesar Rp3.163.210.
Penetapan OTD dilakukan setelah adanya kesepakatan dari tiap Kabupaten/Kota
terkait jumlah biaya transit jamaah haji yang akan digunakan untuk keperluan
biaya akomodasi hingga transportasi bus dari asrama haji menuju Bandara Radin
Inten II, Lampung Selatan.
“Pemprov dalam hal ini turut
memberikan subsidi sebesar Rp790.803 kepada jamaah haji. Untuk kabupaten/kota
besarannya senilai Rp2.372.408. Besaran dana subsidi diberikan mengingat pada
tahun 2017 lalu, jamaah haji Lampung mengalami perpindahan tempat keberangkatan
yang semula dari Bandara Halim ke Soekarno Hatta,” ujar Asisten I Bidang
Pemerintahan dan Kesra, Prov Lampung, Heri Suliyanto, dalam rapat pelaksanaan
haji tahun 2018 terkait pentepana Ongkos Transit Daerah (OTD) untuk jamaah haji
di Ruang Sungkai, Balai Keratun, Senin (7/5).
Sementar itu, Kepala Bidang
(Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Provinsi Lampung,
Luqmanul Hakim menjelaskan, jumlah jamaah haji Provinsi Lampung tahun 2018 ini
mencapai 7.020 orang, sedangkan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) 54 orang.
“Untuk TPHD, kita sudah layangkan
surat ke masing-masing Kabupaten/kota agar segera mengirimkan nama-nama TPHD.
Hal ini dimaksudkan agar segera dibuatkan SK oleh gubernur. Kita masih menunggu
sampai hari ini,” jelasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close