Close

H. Syarief Kusen (kiri) bersama Nur Rohman (kanan).

Lampung Tengah – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di sekolah di tengah pandemi Covid-19 ini mendapatkan kelonggaran bagi murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut hanya sebatas Zona Kuning.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah (Disdikdud Lamteng) menyambut baik keputusan itu, seperti disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Nur Rohman mendampingi Kadis H. Syarif Husen, baru-baru ini.

“Kelonggaran akan dimulai pada bulan Agustus ini, sementara untuk Paud, TK dan Kober akan diberlakukan bulan Oktober mendatang, sementara untuk tingkat SMA itu kewenangan Pemerintah Provinsi, ujar Nur Rohman.

Menurutnya, banyak pihak menantikan kelonggaran belajar tatap dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang diambil pihak pemerintah pusat.

“Dalam waktu dekat, Senin (10/8/2020) besok akan dikeluarkan surat dari Dinas sebagai dasar teman-teman di satuan pendidikan melakukan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Atas dasar kebijakan Pusat yang diperkuat dengan Peraturan Gubernur Lampung terbaru No 45 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan baru menuju masyarakat Produktif dan Aman dari Covid-19, dan Disdik Lamteng memastikan akan memberlakukan belajar tatap muka di sekolah.

“Karena sudah ada dasar memperbolehkan tatap muka, maka kami dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga membolehkan.Karena ini telah menjadi keinginan kita bersama. yang jelas dalam kegiatan belajar tetap mengutamakan Keselamatan sehingga baik tenaga pendidik ataupun peserta didik tetap wajib mematuhi Protokol Kesehatan,” tegasnya Dikdas. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close