Close

Para warga sekitar yang jadi tenaga kasar bongkar muat lapak singkong Sansoso

LAMPUNG TENGAH — Keberadaan lapak singkong milik Santoso menjadi lahan baru bagi pencarian nafkah sebagian warga Kampung Sulusuban, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah (Lamteng). Mereka menyambut baik tempat jual beli hasil bumi itu karena warga ikut menjadi tenaga bongkar muat mobil saat singkong akan datang dari lahan perkebunan atau ke pabrik tapioka.

Sebelum lapak singkong ada, menurut pengakuan salah satu tenaga bongkar muat lapak yang mengaku bernama Saruji, ada di antara mereka, jadi tukang cabut singkong di areal, yang jarak tempuhnya sampai puluhan kilometer dari kediaman mereka atau di kecamatan tetangga.

“Sebelum ada lapak ini, (lapak Santoso -red) kami bekerja sebagai tukang cabut singkong dengan jarak cukup jauh bahkan sampai di Kecamatan Anak Tuha atau pun Kecamatan Padang Ratu,” ujar Saruji.

Ditimpal Warno, dia dan rekan-rekannya sangat terbantukan adanya lapak yang dekat rumahnya, ia juga tidak mempersoalkan bila ada oknum yang tidak suka, terpenting baginya, ia bisa bekerja memberi nafkah keluarganya.

“Sekarang dengan adanya lapak singkong Santoso, saya dan yang lainnya merasa sangat terbantukan, kami bisa bekerja nyaman dekat rumah, masalah lainnya tidak kami hiraukan, yang penting nafkah keluarga sehari-hari tercukupi, karena dari lapak Santoso itulah kami bisa dapat nafkah untuk kehidupan keluarga kami setiap hari,” tandas Warno menimpali. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close