Close

LAMPUNG TENGAH – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Disdikbud) Lampung Tengah (Lamteng) H. Syarif Kusen memberikan keterangan dihadapan Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat, Kamis (19/03/2020).

Kedatangannya bersama Kepala Bidang Pendidikan Dasar ( Kabid Dikdas) Nur Rohman dan Kepala Seksi (Kasi) Dikdas Syahroni terkait adanya pertemuan ketiga Aparatur Sipil Negara (ASN) itu dalam pertemuan dengan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Padangratu.

Untuk memastikan bahwa apakah betul pada kegiatan, H. Syarif Kusen dan bawahan di cecar 15 pertanyaan yang diajukan  Bawaslu

Ketua Bawaslu Harmono didampingi Komisioner, Edwin Nur, Eko, dan Yuli kepada wartawan mengatakan, pihaknya melakukan pemanggilan kepada tiga orang dari Dinas Pendidikan.

Menurut Harmono, pemanggilan ini untuk klarifikasi terkait adanya temuan dari Panwascam Padang Ratu.

“Jadi ada sebuah kegiatan yang didalamnya Panwascam menilai ada dukung-mendukung (bakal calon) kemudian diteruskan ke Bawaslu kabupaten dan kami proses kami registrasi dan kami proses sebagai dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara,” jelasnya.

Dalam pemanggilan itu, Bawaslu menyertakan bukti foto dan video. Bila hasil pemeriksaan nantinya ditemukan pelanggaran, maka pihaknya akan merekomendasikan ke Bawaslu Provinsi Lampung.

“Sanksinya itu dari Komisi Aparatur Sipil, kalau proses penanganannya sendiri ada di kami, kemudian hasil kajian akan kami rekomendasikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara melalui Bawaslu Provinsi Lampung,”ujarnya. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close