Close

Lampung Tengah, JNNews– Tekab 308 Polres Lampung Tengah, Lampung berhasil  meringkus Mulyadi tersangka pelaku pembunuhan dari persembunyiannya di Sungai Liat, Provinsi Bangka Belitung.

Terhadap tersangka yang masuk daftar pencairan orang (DPO) terpaksa diambil tindakan tegas karena berusaha melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah mendampingi Kanit  Resum, Ipda Senna Indarto mewakili Kapolres, mengungkapkan, penangkapan tersangka pembunuhan itu dilakukan timnya, dibantu tim Resmob Polres Bangka.

“Setelah dilakukan pengejaran dari jejak-jejak, pelaku ini baru dapat diamankan dari persembunyiannya di Sungai Liat, Bangka Belitung,” kata Ipda Senna Indarto, Kamis (14/11/2019).

Diceritakan kronologis penangkapan, sesuai surat perintah  Kapolres dan Kasat Reskrim Polres setempat, dari hasil penyelidikan dan pengejaran, tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah melakukan pengejaran ke Pulau Beringin, Palembang, Sumatera Selatan dan saat dilakukan penggerbekan pelaku sudah melarikan diri.

Kemudian, berdasarkan informasi, keberadaan tersangka, diketahui berada di Sungai Liat, Bangka Belitung, tak ingin kehilangan buruannya, Tim Tekab 308 Polres Lamteng melakukan pengejaran dan penggerbekan di tempat persembunyaian diperkebunan lingkungan Bedeng Ake, Kelurahan Sinar Jaya Jeletung, Kecamatan Sungai Liat, Bangka, dan upaya kepolisian berhasil ditangkap.

“Pelaku berhasil diamankan, namun pelaku berusaha melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas terukur,” ungkapnya.

Diutarakannya, DPO pelaku pembunuhan berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/ 1404 -B/X I /2019/ RES LT / PDG LPG Tanggal 31 Oktober 2019, dan surat Daftar DPO :  No 141 / XI / 2019 / RESKRIM Polres Lampung Tengah, Polda Lampung.

Tersangka diduga merupakan pelaku pembunuhan terhadap Sukirno dan Nursidik berprofesi sebagai pedagang hewan sapi dengan cara memberikan minuman kopi yang diduga sudah dicampur racun serangga, dalam keadaan tidak sadarkan diri, pelaku menghabisi nyawa kedua korbannya menggunakan sepotong besi yang didapat dari rumahnya, kejadian berlangsung sesaat kedua korban tiba kerumah pelaku mengantarkan 4 ekor sapi, Kamis (31/10/2019).

Pelaku tega melakukannya, karena ingin menguasai sapi  yang di antar korban dan selesai melakukan aksinya, pelaku membawa jasad korbann ke pinggir sungai dan menguburnya, satu diantara korban di ikat di bawah kayu dalam air sehingga orang tidak bisa menemukan korban.

Sapi milik korban, rencananya akan dijual pelaku melalui rekannya ke arah Lampung Utara namun, belum sempat terjual anggota Tekab 308 Polres Lampung Tengah berhasil  menggagalkannya. (jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close