Close

BATAM, JNNews– Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Drs, S,Erlangga dan Wadir Reskrimun Polda Kepri, “AKBP Arie Dharmanto,S.Sos.,S.IK. Mengungkap Pelaku Pencurian Dengan kekerasan dan Pemerasan dan Tim Jatanras Ditreskrimun Polda Kepri
telah berhasil Lumpuhkan Pelaku Pencarian dengan Kekerasan dan Pemerasan, dengan Inisial A S M, Laki -laki (39) tahun.pada tanggal (11/10/19).

Wadir Reskrimum Polda Kepri Menjelaskan” kepada awak media, bahwasanya pelaku ditangkap atas dasar dari dua Laporan Polisi, yaitu”korban kejahatan, pelaku juga sudah sangat meresahkan ditengah masyarakat dan pelaku menjalankan Aksi nya dengan sndirinya, dengan berpura -pura mencari masalah dengan korban, bersenggolan dengan korban ditengah keramaian, mengajak korban ketempat yang sepi dengan modus membicarakan masalah yang terjadi tersebut.

Pada saat itu juga pelaku langsung merampas semua Barang – barang berharga Milik Korban dan pelaku Mengancam Korban dengan menggunakan Senjata Tajam dRon Borgol dan setelah Tim dari Jatarnas Ditreskrimum Polda Kepri, mendapatkan Informasi tersebut “Tim Jatarnas Ditreskrimum Polda Kepri, Langsung bertindak melakukan penyelidikan dan penangkapan Pada hari, Rabu (9/10/19).

Lanjutnya pada saat diamankan pelaku mencoba melarikan diri, juga mencoba melakukan perlawanan dan Tim Jatarnas langsung memberikan peringatan tembakan sebanyak tiga (3)kali. Namun pelaku tetap juga melakukan perlawanan dan Anggota Jatarnas memberikan peringatan lagi dengan tegas sekali dan akhirnya dengan cara melumpuhkan bagian kaki pelaku.

Barang Bukti yang diamankan yaitu : 1 (satu) buah borgol, 1 (satu) bilah pisau,
4 (empat) unit handphone berbagai merk, 1 (satu) buah topi warna hitam, 1 (satu) buah tas sandang warna coklat dan 1 (satu) buah kartu tanda pemasyarakatan Rutan Pekanbaru.

Dan ternyata Pelaku ialah seorang Residivis yang baru saja keluar dari penjara, pada (17/8/19), yang lalu dan
sudah melakukan pemerasan sebanyak (10) kali. didaerah pasar Tos 3000,
yaitu sebagai berikut :Pada Bulan Agustus Sebanyak (3) kali, Bulan September (5) kali.

Bulan Oktober (2) kali dan Barang – barang hasil dari pemerasan tersebut telah habis dijual dipasar Jodoh, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Atas Perlakuannya Pelaku” dijerat dengan pasal 368 KUHP dan atau pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun.”tutup Kombes. Pol. Drs. S. Erlangga. (Hany)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close