Close

LAMPUNG TENGAH, JNNews — Safari ceramah Ustaz Soleh Mahmud atau yang akrab disapa Solmed di Lampung Tengah, hari ini berlanjut ke sejumlah kecamatan di Lampung Tengah.

Ustaz kondang asal Ibukota Jakarta itu memberikan tausiah di hadapan ribuan masyarakat yang hadir di kesempatan yang ia sambangi dari kampung ke kampung.

Tak hanya menyampaikan terkait sisi keagamaan saja. Solmed juga menyoroti sejumlah persoalan tentang Lampung Tengah, mulia dari infrastruktur dan keamanan.

Solmed mengatakan, sebagai kabupaten yang besar dan dengan jumlah anggaran yang besar. Ia sangat prihatin melihat dan merasakan langsung kondisi jalan masih banyak yang rusak.

Bahkan, ia mempertanyakan terkait anggaran yang besar lebih kurang Rp 2,7 trilyun setiap tahunnya, yang harusnya terserap untuk kepentingan rakyat, namuan ia anggap belum maksimal.

Di selah kesempatan ceramahnya di Kampung Buyut Utara, Kecamatan Gunung Sugih, Kamis (3/10/2019) Solmed mencontohkan kepada sosok bakal calon bupati dab wakil bupati Lamteng Musa Ahmad dan Ardito Wijaya, tentang berbuat kebaikan.

Saat itu ia memanggil seorang lelaki yang sudah uzur bernama Sudiono (75) dengan anaknya Mariem (4) baik ke atas panggung. Solmed mengatakan, doa kedua orang tersebut dapat menjadi wasilah kebaikan bagi seorang pemimpin.

“Pak Musa, Mas Dito, kepada orang-orang yang seperti ini lah kita harus memberikan perhatian kita. Karena dengan doa merekalah Pak Musa dan Mas Ardito mendapatkan keberkahan jika diberi amanah memimpin Lampung Tengah,” kata Ustaz Solmed.

Solmed mengatakan, setiap anggaran yang dikucurkan oleh pemerintah menurutnya tak boleh tersisa, dan tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain selain kemaslahatan rakyat.

Di hadapan para jemaah yang memadati sekitaran tempat tausiah, baik Ustaz Solmed, Musa Ahmad dan Ardito Wijaya, memberikan sedekah kepada Bapak Sudiono dan anaknya Mariem.

Terkait keamanan, Solmed menyoroti insentif yang didapatkan Perlindungan Masyarakat (Linmas). Solmed menanyakan langsung hal itu kepada salah seorang anggota Linmas.

“Berapa pak (Linmas) dapet gajinya? Ya Allah, kok kecil amat. Padahal kan tugas Linmas itu berat, mereka harus menjaga keamanan kampung, masa setahun hanya dapat segitu. Padahal, kalau ada ketidakamanan di kampung kan mereka dulu pasti yang dipertanyakan kinerjanya,” kata Solmed.

Adapun jawabannya yang didapat Solmed dari salah seorang anggota Linmas yakni sang Linmas mendapatkan insentif sebesar Rp 300 ribu dan baru bisa diambil setiap triwulan sekali.

Terkait persoalan-persoalan-persoalan itu, ia meminta kepada Musa Ahmad dan Ardito Wijaya, supaya dapat merubah Lampung Tengah menjadi berjaya, dan dapat mensejahterahkan masyarakatnya.

“Saya orang yang berhusnudzon (berprasangka baik) kepada Pak Musa dan Mas Ardito, bahwa keduanya mempunyai tujuan yang sama, apabila nanti diamanatkan masyarakat Lamteng, maka keduanya akan merubah ke arah yang jauh lebih baik,” ujarnya.

Musa Ahmad di selah sambutannya mengatakan, ia akan merubah kebiasaan berkantor seorang pemimpin yang hanya mengandalkan laporan dan tidak pernah turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi warganya.

Musa menerangkan, dirinya dan Ardito Wijaya mempunyai konsep pemerintahan yang merakyat dan melihat langsung ke lapangan.

“Kami hanya akan berkantor empat hari di kabupaten (kantor bupati) dan dua hari di kecamatan-kecamatan. Kami akan menjadi pelayan masyarakat bukan justru yang minta dilayani masyarakat,” tegas Musa Ahmad.

Sementara Ardito Wijaya menerangkan, ia akan memperhatikan potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam yang melimpah di Lamteng.

Menurutnya, jika sumber daya manusia jauh lebih baik, maka potensi sumber daya alam juga akan termanfaatkan oleh generasi penerus, khsususnya masyarakat Lamteng.

Rangkaian tausiah Ustaz Solmed dimulai dari wilayah dari Kecamatan Seputih Surabaya, Bandar Surabaya, Way Seputih, Rumbia, Trimurjo, Seputih Mataram, Bandar Mataram.

Selagai Lingga, Bangun Rejo, Kalirejo, Gunung Sugih, Kota Gajah dan Seputih Raman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close