Close

BATAM – Polda Kepri Mendapatkan informasi adanya terjadi tindakan perdagangan di wilayah kabupaten Karimun, pada tanggal (5/9/19).

Dan Tim Subdit IV Ditreskarimun Polda Kepri, pada hari jumat (6/9/19) melakukan Penyelidikan dan Penggerebekan di Komplek Villa Garden di Blok 8A di Kelurahan Kapling, Kecamatan Tebing, kabupaten Karimun.
dan didapatkan Sebanyak 30 orang Korban Perdagangan,

Dan 1 (satu) orang wanita inisial LA’ yang sudah berada di Batam yang hendak mau pulang kekampung karena merasa ditipu dengan pekerjaan sex komersial yang telah diberikan sih pelaku eksploitasi ‘Akui’ alias papi awi sebagai penampung’ dengan cara korban dibawak oleh tamu ke hotel dengan Tarif 600.000 ribu rupiah (Enam ratus ribu rupiah) harga 1x Bokingan sampai 2.000.000 rupiah(dua juta rupiah).

dengan sistem bagi dua 50% untuk korban, 50% untuk pengelola usaha, dan hasil dari pekerjaan PSK tersebut akan diberikan 6 bulan sekali.
Exploitasi yang dialami oleh korban Exploitasi ekonomi,Exploitasi Sexsual untuk Exploitas.

Dan Tim terus melakukan Pengembangan dan penyelidikan ke Bandung ,pada tanggal (7/9/19) mengarah kepada DP alias Fahllen’ sebagai Pengrekrut” dan telah berhasil di amankan di Cingondewahilir Kecamatan Margaasih ,Kabupaten Bandung Jawa Barat, dan langsung dibawak ke Polda Kepri.

Tim Subdit IV Ditreskarimum Polda Kepri telah Berhasil Menyelamatkan Korban Perdagangan wanita umur 19 sampai 28 tahun.

Hal ini disampaikan dalam Konferensi Pers oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Drs.S. Erlangga,
didampingi oleh”
Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Arie Dharmanto, S, Sos,. IK. dan Ditreskrimum Polda Kepri.

Barang bukti yang diamankan dari tersangka AK alias Awi dan dari tersangka DP alias Fahllen yakni :
2 buku catatan tarif Bookingan,satu buku catatan Kasbon
Uang tunai senilai 15.500.000.(Lima belas juta lima ratus ribu rupiah).
1(satu) buku absensi korban dan 1(satu) unit handphone merk Samsung Note 8 warna hitam.
dan dari DP alias Fahllen 1(satu) unit handphone vivo tipe y91 warna biru, dan 1(satu) buku rekening Bank Bca nomor rekening 3790265XXX dengan atas nama pelaku.

Tersangka inisial akui alias papi awi dan DP alias Fahllen,.dengan modus operandinya melakukan perekrutan melalui aplikasi Beetalk, Line dan Facebook dengan mencantumkan nomor Handphone Watshapp dan lowongan pekerjaan sebagai LC (pemandu lagu) dan Terapis SPA.
Tetapi dipekerjakan sebagai Sexs komersial tidak sesuai dengan pekerjaan yang dijanjikan kedua pelaku tersebut.

Atas perbuatannya kedua Tersangka dijerat dengan pasal 2 Undang-Undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang dan pasal 55 KUHP,
dengan ancaman paling singkat 3 tahun paling lama selama 15 ( lima belas ) tahun kurungan dan dendace paling sedikit Rp. 120.000.000 ( seratus dua puluh juta rupiah ).
Dan paling banyak senilai Rp. 600.000.000.000 ( enam ratus juta rupiah). (Hany)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close