Close

BATAM, JNNews — Terkait dugaan perampasan handphone (HP) milik wartawan Media Siber buruhtoday.com yang dilakukan oleh HRD perusahaan PT. Latitude Industries saat meliput di Disnaker Batam segera dilaporkan ke pihak berwajib, karena dinilai melanggar kebebasan pers saat menjalankan profesinya.

Hal itu tersebut diungkapkan Liver Gordon Hutauruk selaku pemimpin redaksi setelah menemui saksi yang melihat peristiwa perampasan HP milik pewartanya dan langsung menghapus foto-foto.

“Saya telah bertemu dengan salah satu saksi yang juga seorang Lowyer yang melihat langsung kejadian tersebut dan beliau (lowyer -red) itu siap memberikan keterangan apabila dibutuhkan pihak berwajib,” ujarnya, Sabtu sore (10/2/2019).

Gordon mengaku hingga saat ini pihak manajemen PT Latitude Industries belum ada menemui pihaknya untuk mengklarifikasi kajadian tersebut, bahkan saat salah satu pewartanya hendak mengkonfirmasi kejadian itu ke kantor perusahaan yang beralamat di kawasan Bintang Industri Tanjung Uncang, pihak keamanan tidak berani memberikan mengizinkan untuk masuk kedalam kawasan pabrik tanpa surat dari manajemen perusahaan.

“Oh pak, kami tak berani, biasanya harus ada surat dari pihak perusahaan PT tersebut. Kami sebagai bawahan tidak berani, coba ke chief kami aja kordinasinya, lebih bagus pak,” ungkap Gordon, menirukan percakapan pewartanya dengan pihak keamanan pabrik.

Dalam hal ini, Gordon juga sangat menyayangkan televisi sirkuit tertutup atau Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam tidak berfungsi sehingga tidak bisa merekam kejadian perampasan HP karena mati.

“Saya sudah konfirmasi ke Kepala Disnaker terkait CCTV itu, tapi jawaban beliau sangat tidak memuaskan, katanya CCTV itu nggak hidup lagi,” pungkas Gordon, dengan senada kesal. (hany)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close