Close

LAMPUNG TENGAH, JNNews — Ratusaan siswa-siswi SMP Negeri 5 Terbanggi Besar, Lampung Tengah antusias mengikuti sosialisasi tentang Bahaya Narkoba dan Seks Bebas yang diselenggarakan Lembaga Swadaya Masyarakat Komisi Pemantauan dan Pembangunan Daerah (LSM KP2D) di aula sekolah setempat yang beralamat di Kampung Karang Endah Kecamatan Terbanggi Besar, Kamis (25/07/2019).

Dari kiri: Pembina OSIS Bukhari, Kepsek Ruslan Abdul Gani dan Pemateri Apriadi. (Foto: jn)

Sosialisasi bertujuan,meningkatkan wawasan dan menekan jumlah penyalahgunaannya serta memberikan pemahaman akan bahaya penyalahgunaan zat adiktif yang terkandung di dalam Narkoba (Narkotika, Psikotropika dan obat-obatan terlarang).

Salah satu targetnya, menurut Ketua LSM KP2D, Riduansyah, SH, peredaran narkoba sedang mengancam kehidupan bangsa, ada 71 jenis narkoba telah beredar di Indonesia.

“Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk kepedulian untuk melindungi generasi muda dan perlu mendapatkan perhatian yang serius,” ujar Riduansyah.

Pemateri saat pemaparan dihadapan para siswa. (Foto: jn)

Penyuluhan tersebut, dijelaskannya, “agar siswa-siswi paham dan lebih berhati-hati terhadap peredaran narkoba, serta bahaya yang akan ditimbulkan dari gaya hidup yang tidak sehat,” ungkapnya.

Selanjutnya, ia menurut, bahwa kalangan remaja saat ini sangat rentan akan peredaran narkoba serta pergaulan bebas yang mengarah kepada seks bebas.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, secara rutin lembaga kami bekerjasama dengan instansi pemerintah terkait terus  mensosialisasikan kepada masyarakat terutamanya  sekolah-sekolah di Kabupaten Lampung Tengah,” tuturnya.

Para pelajar mendengarkan pemaparan bahaya Narkoba dan Seks Bebas. (Foto: jn)

Ketua LSM itu berharap, pelajar sebagai generasi muda, juga harus lebih aktif sejak dini dan perlu mengetahui bahaya narkoba, baik melalui penyuluhan maupun pengetahuan dilingkungan sekitar.

Sebab, lanjutnya, faktor penyebabnya begitu banyak, bisa dari faktor diri sendiri, rasa keingintahuan yang besar untuk mencoba-coba, bersenang-senang serta agar bisa diterima dalam suatu komunitas, untuk itu pelajar harus lebih berhati-hati.

“Kami berharap adik-adik di SMPN 5 Terbanggi Besar ini benar-benar menjadi siswa yang terdidik dan menjadi contoh nantinya. Semua hal yang dirasa kurang baik, seyogyanya dihindari,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah, Ruslan Abdul Gani, S.Pd, M.MPd, sangat mendukung dan mengapresiasi LSM KP2D yang bersedia mensosialisasikan  disekolahnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi memeberikan dampak positif dan negatif bagi kalangan generasi muda, dengan adanya sosialisasi tentang bahaya Narkoba dan Seks Bebas, dia berharap anak-didiknya bisa terhindar dari pengaruh negatif kedua persoalan serius tersebut.

“Saya berterimakasih kepada LSM KP2D yang telah berkenan memilih sekolah kami untuk mensosialisasikan bahaya Narkoba dan Seks Bebas, selain melaksanakan fungsi kontrol, LSM KP2D juga memberikan mereka juga peduli akan perkembangan generasi muda khususnya pelajar agar dapat menjauhi Narkoba yang bisa mengarah ke seks bebas,” kata sepala sekolah dalam sambutannya saat membuka acara.

Dilain pihak, pemateri Drs. Apriadi, M.SI, APT dari Dinas Kesehatan Lamteng, menyampaikan, Narkoba merupakan zat adiktif dan bisa digunakan berdasarkan diagnosa kedokteran yang memang dibutuhkan untuk keperluan kesehatan tidak untuk disalahgunakan.

Hadir pada acara tersebut, Ketua dan Sekretaris LSM KP2D, pemateri Drs. Apriadi, M.SI, APT dari RSUD Demang Sepulau Raya,  Kepala Sekolah Ruslan Abdul Gani, S.Pd, M.MP.d, Pembina OSIS Bukhari, S.Pd, sejumlah guru dan ratusan peserta para siswa-siswa. (jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close