Close

LAMPUNG TENGAH, JNNews — Memasuki tahun pelajaran baru 2019 – 2020, SMA Negeri 1 Seputih Agung, Lampung Tengah menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Para siswa didik baru SMAN 1 Seputih Agung tengah mengikuti MPLS. (foto: ersyan)

Peserta MPLS berasal dari seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sebanyak 321 siswa didik baru antusias mengikuti kegiatan orientasi sekolah yang dilaksanakan selama 3 hari, dimulai tanggal 15 Juli sampai dengan 17 Juli 2019.

Kepada awak media ini, seorang tenaga pengajar Drs. Heru Santoso, S.Pd, menjelaskan, pihaknya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik baru yang akan menimba ilmu di sekolah tempat ia mengajar.

“Kami ucapkan  selamat kepada seluruh peserta didik baru yang sudah diterima dan akan menjadi siswa didik kami, sebanyak 321 siswa baru yang telah kami terima dari hasil PPDB tahun ini,” jelas Heru Santoso saat mendampingi Kepala sekolah Siswanto S.Pd, MM diruang kerjanya.

Kepada siswa didik baru yang mengikuti kegiatan MPLS, ia berharap, para peserta dapat  memahami dan melaksanakannya dengan baik dan pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali murid baru yang telah mempercayai anak-anak bersekolah di SMAN 1 Seputih Agung.

“Kami berharap, para siswa yang mengikuti kegiatan MPLS, bisa memahami dengan baik lingkungan sekolah yang serba baru dan tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu wali murid yang telah mempercayakan kepada kami untuk mendidik putra-putrinya,” ungkapnya, Kamis (18/ 07/2019).

Tujuan kegiatan MPLS dilaksanakan, menurut Heru Santoso, agar peserta didik baru dapat memahami situasi dan kondisi lingkungan sekolah yang memang masih baru bagi anak didiknya.

“Tentunya tujuan MPLS ini, agar anak-anak mengenal lingkungan yang baru di sekolah ini dan kami sangat mengharapkan kepada orang tua murid agar bersama-sama mengawasi belajar putra putri secara bersama,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, peran orang tua merupakan hal penting dalam membentuk karakter anak disamping didikan di sekolah

“Jika di sekolah pihak dewan guru akan mendidik dan mengawasi secara ketat waktu dan menjadi tanggung jawab kami untuk mendidik, namun kami berharap di rumah para orang tua harus serta memberi pengawasan juga,” tambahnya. (ersyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close